Setiap saat merindukanmu..
Aku hanya bisa menangis sambil memandang fotomu.
Setiap saat aku cemburu..
Aku hanya bisa menangis meraung dalam kamar.
Setiap saat terbangun setelah memimpikanmu..
Aku hanya bisa menangis berharap tidak pernah bangun.
Setiap kali bangun tidur.
Hal pertama yang kupikirkan adalah : apakah kau juga sudah bangun ? ataukan masih terlelap ?
Setiap kali akan mandi.
Hal pertama yang kupikirkan adalah : apa kau sudah mandi ? bau sekali sampai disini.. :)
Setiap kali akan makan.
Hal pertama yang kupikirkan adalah : kau sudah makan belum ? makan apa ? dengan siapa ? enak tidak ? siapa yang memasak ?
Setiap kali akan berangkat ke sekolah.
Hal pertama yang kupikirkan adalah : aku berharap bisa menemukanmu dari ratusan teman sekolahku. Menemukanmu tersenyum hingga lesung itu terlihat..
Setiap kali akan pulang sekolah.
Hal pertama yang kupikirkan adalah : aku berharap bisa melihatmu menyambutku di depan pagar rumah. Menyambutku dengan tarian tukituki mu..
Setiap kali akan belajar.
Hal pertama yang kupikirkan adalah : aku harus jadi orang sukses. Supaya bisa ke Korea dan bertemu denganmu.
Setiap kali akan pergi ke luar rumah.
Hal pertama yang kupikirkan adalah : tidak ada kah kemungkinan aku akan bertemu denganmu secara tidak sengaja di jalan ? meskipun hanya 1 : milyaran angka sesudahnya.
Setiap kali akan tidur.
Hal pertama yang kupikirkan adalah : bagaimana harimu ? latihanmu ? sudah mengantuk belum ? aku merindukanmu. pukul berapa kau akan tidur ? tidur sendiriankah kamu ?
Setiap melihat video tentangmu..
Aku hanya bisa menangis. karena aku tahu sangat sulit merealisasikan mimpiku sekedar untuk bertemu dirimu saja.
Aku selalu membayangkan betapa letihnya dirimu.
Lelah menjaga ke 12 adik-adikmu.
Lelah setiap hari harus latihan menari.
Lelah setiap hari harus latihan menyanyi.
Lelah setiap hari dan setiap saat harus tampil semangat.
Lelah setiap hari harus menahan letihnya kamu..
Aku selalu merasa kau bukan manusia.
Kau adalah malaikat.
Yang tetap berusaha membuat ke 12 adik-adikmu semangat.
Meskipun kau sebenarnya tahu, mereka mengerti kau lelah.
Kau adalah malaikat.
Yang tetap menahan kantukmu saat latihan menari.
Meskipun semua tahu, kau selalu mencuri waktu untuk tidur walau beberapa menit saja.
Kau adalah malaikat.
Yang tetap berusaha tersenyum saat SuperJunior dilanda masalah.
Meskipun netizen selalu meluncurkan aksi anarkinya.
Kau adalah malaikat.
Yang tetap berusaha menahan air matamu saat kau merasa sedih.
Meskipun tidak ada pihak yang menyalahkanmu, kau tetap merasa bersalah.
Tahukah kamu ?
Aku menangis sampai terisak saat ada temanku yang menghinamu dan ke 12 lainnya.
Karena aku tidak mau ada yang menghina hasil kerja kerasmu menjaga keutuhan 13 selama 4 tahun.
Tahukan kamu ?
Aku menangis semalaman saat ada temanku yang mengatakan bahwa kau dan 13 tidak penting.
Karena yang aku tahu.. kau dan 13 sangat penting dan berharga untukku..
Tahukah kamu ?
Aku menangis hingga tertidur setelah melihat dan membaca bahwa kau menangis.
Karena aku merasa aku menjadi salah satu orang yang ikut bersedih saat kau sedih.
Tahukah kamu ?
Aku menangis hingga dadaku sesak saat melihat fotomu dengan gadis waktu itu. tenggorokanku perih saat membaca berita tentangmu dengan Yoona.
Karena aku tahu, aku tidak bisa berbuat apapun kecuali menangis.
Setiap malam aku berpikir dan merenung.
Hidup ini terus berjalan.. begitu juga dengan hidupku dan hidupmu..
Kau tidak mungkin selamanya sendiri...
Setiap membayangkan kau menikah..
Aku sedih. Sedih sekali sampai aku tidak bisa meneteskan airmataku lagi.
Tertahan sehingga jantung dan paruparuku sesak.
Aku benci membayangkan kau akan mengatakan : “will you marry me..”
Aku benci membayangkan kau akan mengenakan cincin perkawinanmu dan mengatakan “i do..”
Aku benci membayangkan kau dan gadis itu berjalan beriringan di altar..
Aku benci membayangkan kau akan benar-benar mencium seorang gadis yang kau cintai..
Aku benci membayangkan kau terlelap dengan seseorang di sampingmu..
Aku benci membayangkan kau akan memperlihatkan lesung itu pada satu gadis saja..
Aku benci membayangkan kau akan memasakkan ramen untuk gadis itu saja..
Aku benci membayangkan kau akan terus menggandeng tangan gadis itu..
Aku benci membayangkan kau akan memeluk gadis itu saat ia kedinginan..
Aku benci membayangkan kau dengan bangga memperkenalkan istrimu..
Aku benci membayangkan semuanya.
Aku terpukul. Aku terluka. Bahkan saat menulis ini. aku tidak tahu sudah berapa tissu yang kuhabiskan...
Aku tidak menyalahkanmu.
Aku memang ingin kau bahagia dengan orang yang kau pilih dan kau cintai.
Aku hanya takut...
Takut kau akan meninggalkan aku dan milyaran orang semacam aku lainnya..
Aku hanya takut kau akan berubah..
Aku hanya takut kau bukan yang dulu lagi..
Aku takut kau bukan orang yang selalu ku banggakan lagi.
Aku takut kau bukan orang yang selama ini kujadikan panutan lagi.
Aku takut kau bukan orang yang setiap saat kurindukan lagi.
Karena..
Semenjak aku mengenalmu.
Aku selalu merasa aku harus menjadi gadis yang kuat. Sepertimu. Yang tidak takut apapun.
Semenjak mengenalmu.
Aku selalu merasa aku harus menjadi gadis yang bersemangat. Sepertimu. Dalam keadaan apapun.
Semenjak mengenalmu.
Aku selalu merasa aku harus menjadi gadis yang pintar. Sepertimu. Dalam hal apapun.
Aku tahu..
Mungkin sebagian orang tidak akan tahu rasanya jadi aku.
Tapi aku hanya bisa bilang dan bertanya :
Have you ever love someone that far away from you ? but you just can reach him like satellite ?
Seorang teman pernah bertanya padaku tentang perasaanku terhadapmu.
Aku hanya tersenyum.
Dan menjawab :
“Sama seperti halnya kau mencintai kekasihmu atau sahabat terbaikmu atau saudara kandungmu.
Bahkan perasaan yang kumiliki justru lebih besar. Kau tidak akan pernah merasakannya kalau kau belum pernah mencintai seseorang yang sangat jauh dan hanya bisa kau sentuh melalui suatu media..”
Dan temanku berkata : “kalau begitu aku akan lebih mencintai kekasihku. Agar rasa cintaku lebih besar dari rasa cintamu padanya..”
Aku tersenyum lagi.
Dan berkata :
“kau tidak akan bisa mengalahkan rasa cinta seorang fans terhadap idolanya. Karena apa? Kau bisa bertengkar dengan kekasihmu. Kau bisa menyentuhnya. Kau bisa tertawa bersamanya. Kau bisa marah saat kau cemburu. Kau bisa menelponnya saat kau rindu. Sedangkan aku? hanya bisa memandang dan memantaunya saja tanpa bisa bereaksi apapun...”
Sampai detik ini..
Meskipun tidak mungkin kau membacanya. Tidak mungkin kau mengetahuinya.
Meskipun aku dan kau sangat jauh berbeda.
Meskipun sudah jelas aku tidak akan sejalur dengan arah yang kau pilih..
Tapi yang kutahu,
Dimanapun kau berpijak..
bagaimanapun keadaanmu..
dengan siapa kau akan menghabiskan sisa hidupmu..
siapapun orang yang beruntung mendapatkan cintamu..
Selama kita masih membutuhkan matahari yang sama..
Selama kita masih menatap bulan yang sama..
Selama kita masih menghirup udara yang sama..
Selama kita masih menjejakkan kaki di bumi yang sama..
Aku hanya bisa berkata :
JEONGMAL SARANGHAEYO LEADER-SSHI..
JINCA HAENGBOKAGESSEO to know you and to love you..
. asha nyonya tuki .











4 komentar:
kau tau??
aku menangis.. T.T
aku menangis... T.T
siapa yang nggak nangis kalo baca ini ?
ini bener2 bikin sedihh..
asha,
two thumbs up :)
ak tau rasany gemana.
karna qta sama,
walopun org yg qta suka itu beda xD
Posting Komentar